MODUL SEJARAH WAJIB KELAS XI IPA-IPS

DAFTAR ISI

KOMPETENSI INTI

KOMPETENSI DASAR

INDIKATOR

PERKEMBANGAN KOLONIALISME DAN IMPERIALISME DI INDONESIA

Penjelajahan Samudera

Koloni dan imperialisme di Indonesia

Masuknya bangsa Portugis dan Spanyol ke Indonesia

Masuknya Belanda ke Indonesia

Berdiri dan runtuhnya VOC

KOLONI BANGSA PRANCIS DI INDONESIA  (REPUBLIK BATAAF)

Kebijakan H.W. Daendels

Jansens

IMPERIALISME INGGRIS DI INDONESIA

Kebijakan Gubernur Sir Thomas Stamford Raffles ;

Sewa tanah

Masa kekuasaan Hindia Belanda

Kebijakan Tanam Paksa

Dampak liberalisme Eropa (kebijakan pintu terbuka)

Politik etis : Edukasi, Irigasi dan transmigrasi

PERLAWANAN RAKYAT DAERAH DI WILAYAH INDONESIA TERHADAP IMPERIALISME PORTUGIS

Perang Aceh

Perlawanan rakyat Jayakarta

PERLAWANAN RAKYAT DAERAH DI WILAYAH INDONESIA TERHADAP KOLONIAL DAN IMPERIALISME BELANDA

Perang Jawa 1825-1830

Perang Paderi

Perlawanan rakyat Makassar

Perlawanan kapiten Patimura

Perlawanan Sisingamangaraja

Tahukah Anda

A. BAGIAN AWAL

1. Kompetensi Inti

  • Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.
  • Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan pro-aktif dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.
  •  Memahami, menerapkan, dan menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural, dan metakognitif berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan,  kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah
  • Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, bertindak secara efektif dan kreatif, serta mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan.

2. Kompetensi dasar

3.1. Menganalisis  perubahan, dan keberlanjutan  dalam peristiwa sejarah pada masa

      penjajahan asing hingga proklamasi kemerdekaan Indonesia.

3.2. Menganalisis proses masuk dan perkembangan penjajahan bangsa Barat ( Portugis,

      Belanda dan Inggris ) di Indonesia.

3.3. Menganalisis strategi perlawanan bangsa Indonesia terhadap penjajahan bangsa Barat di

      Indonesia sebelum dan sesudah abad ke-20.

4.1. Mengolah informasi tentang peristiwa sejarah pada masa penjajahan Bangsa Barat

      berdasarkan konsep perubahan dan keberlanjutan,  dan menyajikannya dalam bentuk

      cerita sejarah.

4.2. Mengolah informasi tentang proses masuk dan perkembangan penjajahan Bangsa Barat

     di Indonesia dan menyajikannya dalam bentuk  cerita sejarah.

4.3. Mengolah informasi tentang strategi perlawanan bangsa Indonesia terhadap penjajahan

       Bangsa Barat di Indonesia sebelum dan sesudah abad ke-20 dan menyajikannya dalam

      bentuk cerita sejarah.

3.4. Menganalisis peran tokoh-tokoh Nasional dan Daerah dalam perjuangan menegakkan

      negara Republik Indonesia.

3.5. Menganalisis persamaan dan perbedaan  pendekatan dan strategi pergerakan nasional di

     Indonesia pada masa awal kebangkitan nasional,  Sumpah Pemuda dan sesudahnya sampai

    dengan  Proklamasi Kemerdekaan.

3.6. Menganalisis dampak  politik, budaya, sosial-ekonomi dan pendidikan pada masa

      penjajahan Barat dalam kehidupan bangsa Indonesia masa kini

4.4. Mengolah informasi tentang persamaan dan perbedaan  pendekatan dan strategi

      pergerakan nasional di Indonesia pada masa awal kebangkitan nasional, pada masa

      Sumpah Pemuda,  masa  sesudahnya sampai dengan Proklamasi Kemerdekaan dan

      menyajikannya dalam bentuk cerita sejarah.

4.5. Menulis sejarah tentang  satu tokoh nasional dan tokoh dari daerahnya yang berjuang

      melawan penjajahan kolonial Barat

4.6. Menalar dampak  politik, budaya, sosial-ekonomi dan pendidikan pada masa penjajahan

       Barat dalam kehidupan bangsa Indonesia masa kini dan menyajikannya dalam bentuk

     cerita sejarah.

3.7. Menganalisis  peristiwa proklamasi kemerdekaan  dan maknanya bagi kehidupan sosial,

      budaya, ekonomi, politik, dan pendidikan bangsa Indonesia.

3.8 Menganalisis  peristiwa pembentukan pemerintahan pertama Republik Indonesia dan

     maknanya bagi kehidupan kebangsaan Indonesia masa kini.

3.9 Menganalisis peran Bung Karno dan Bung Hatta sebagai proklamator serta tokoh-tokoh

     proklamasi lainnya.

4.7. Menalar peristiwa proklamasi kemerdekaan  dan maknanya bagi kehidupan sosial,

       budaya, ekonomi, politik, dan pendidikan bangsa Indonesia dan menyajikannya dalam

      bentuk cerita sejarah

4.8 Menalar peristiwa pembentukan pemerintahan pertama Republik Indonesia dan

     maknanya bagi kehidupan kebangsaan Indonesia masa kini dan menyajikannya dalam

     bentuk cerita sejarah.

4.9. Menulis sejarah tentang perjuangan  Bung Karno dan Bung Hatta 

3.10. Menganalisis  perubahan dan perkembangan politik masa awal kemerdekaan

3.11. Menganalisis  perjuangan bangsa Indonesia dalam upaya mempertahankan

        kemerdekaan dari ancaman Sekutu dan Belanda.

4.10. Menalar perubahan dan perkembangan politik masa awal proklamasi dan menyajikanya

       dalam bentuk cerita sejarah.

4.11. Mengolah informasi tentang perjuangan bangsa Indonesia dalam upaya

        mempertahankan kemerdekaan dari ancaman Sekutu, Belanda dan menyajikanya dalam

      bentuk cerita sejarah.

3. Indikator

  • Siswa dapatmenganalisis  perubahan, dan keberlanjutan  dalam peristiwa sejarah pada masapenjajahan asing hingga proklamasi kemerdekaan Indonesia.
  • Siswa dapat menganalisis proses masuk dan perkembangan penjajahan bangsa Barat ( Portugis, Belanda dan Inggris ) di Indonesia.
  • Siswa dapat menganalisis strategi perlawanan bangsa Indonesia terhadap penjajahan bangsa Barat di Indonesia sebelum dan sesudah abad ke-20.
  • Siswa dapat mengolah informasi tentang peristiwa sejarah pada masa penjajahan Bangsa Barat berdasarkan konsep perubahan dan keberlanjutan,  dan menyajikannya dalam bentuk cerita sejarah.
  • Siswa dapat mengolah informasi tentang proses masuk dan perkembangan penjajahan Bangsa Barat di Indonesia dan menyajikannya dalam bentuk  cerita sejarah.
  • Siswa dapat mengolah informasi tentang strategi perlawanan bangsa Indonesia terhadap penjajahan Bangsa Barat di Indonesia sebelum dan sesudah abad ke-20 dan menyajikannya dalam bentuk cerita sejarah.
  • Siswa dapat menganalisis peran tokoh-tokoh Nasional dan Daerah dalam perjuangan menegakkan negara Republik Indonesia.
  • Siswa dapat menganalisis persamaan dan perbedaan  pendekatan dan strategi pergerakan nasional di Indonesia pada masa awal kebangkitan nasional,  Sumpah Pemuda dan sesudahnya sampai dengan  Proklamasi Kemerdekaan.
  • Siswa dapat menganalisis dampak  politik, budaya, sosial-ekonomi dan pendidikan pada masa penjajahan Barat dalam kehidupan bangsa Indonesia masa kini
  • Siswa dapat mengolah informasi tentang persamaan dan perbedaan  pendekatan dan strategi pergerakan nasional di Indonesia pada masa awal kebangkitan nasional, pada masa sumpah Pemuda,  masa  sesudahnya sampai dengan Proklamasi Kemerdekaan dan menyajikannya dalam bentuk cerita sejarah.
  • Siswa dapat menulis sejarah tentang  satu tokoh nasional dan tokoh dari daerahnya yang berjuang melawan penjajahan kolonial Barat.
  • Siswa dapat menalar dampak  politik, budaya, sosial-ekonomi dan pendidikan pada masa penjajahan barat dalam kehidupan bangsa Indonesia masa kini dan menyajikannya dalam bentuk cerita sejarah.
  • Siswa dapat menganalisis  peristiwa proklamasi kemerdekaan  dan maknanya bagi kehidupan sosial,budaya, ekonomi, politik, dan pendidikan bangsa Indonesia.
  • Siswa dapat menganalisis  peristiwa pembentukan pemerintahan pertama Republik Indonesia dan maknanya bagi kehidupan kebangsaan Indonesia masa kini.
  • Siswa dapat menganalisis peran Bung Karno dan Bung Hatta sebagai proklamator serta tokoh-tokoh proklamasi lainnya.
  • Siswa dapat menalar peristiwa proklamasi kemerdekaan  dan maknanya bagi kehidupan sosial, budaya, ekonomi, politik, dan pendidikan bangsa Indonesia dan menyajikannya dalam bentuk cerita sejarah.
  • Siswa dapat menalar peristiwa pembentukan pemerintahan pertama Republik Indonesia dan maknanya bagi kehidupan kebangsaan Indonesia masa kini dan menyajikannya dalam bentuk cerita sejarah.
  • Siswa dapat menulis sejarah tentang perjuangan  Bung Karno dan Bung Hatta.
  • Siswa dapat menganalisis  perubahan dan perkembangan politik masa awal kemerdekaan.
  • Siswa dapat menganalisis  perjuangan bangsa Indonesia dalam upaya mempertahankan kemerdekaan dari ancaman Sekutu dan Belanda.
  • Siswa dapat menalar perubahan dan perkembangan politik masa awal proklamasi dan menyajikanya dalam bentuk cerita sejarah.
  • Siswa dapat mengolah informasi tentang perjuangan bangsa Indonesia dalam upaya mempertahankan kemerdekaan dari ancaman Sekutu, Belanda dan menyajikanya dalam bentuk cerita sejarah.

ISI MATERI

  • Perkembangan Kolonialisme dan Imperialisme Barat.
  • Pergerakan Nasional Indonesia.
  • Proklamasi Kemerdekaan Indonesia.
  • Perjuangan Mempertahankan Kemerdekaan dari Ancaman Sekutu dan Belanda.

BAB I

PERKEMBANGAN KOLONIALISME DAN IMPERIALISME DI INDONESIA

Gambar 1.1

Peta penjelajahan Bartolomeus Diaz

  1. Era penjelajahan Samudera bangsa Portugis
  2. Faktor yang melatarbelakangi kedatangan bangsa Barat ke dunia Timur, sebagai berikut :
  3. Runtuhnya Kerajaan Romawi, menyebabkan ilmu pengetahuan Eropa mengalami kemunduran
  4. Perang Salib à Islam vs Kristen, Para prajurit kristen (Crussader) melihat kemajuan bangsa Timur
  5. Semangat Reconquesta, semangat pembalasan dendam terhadap orang-orang Islam diseluruh dunia
  6. Pencarian daerah rempah-rempah akibat jatuhnya konstatinopel (pintu perdagangan Eropa –Asia) ke tangan Turki Utsmani tahun 1453, menyebabkan larangan bagi pedagang kristen untuk berdagang di Konstatinopel
  7. Pembuktian Bumi bulat seperti yang dikemukakan Nikolas Copernicus dan Galileo Galilei
  8. Kemajuan  teknologi seperti ditemukannya kompas, kapal samudra dan penggunaan bubuk mesiu
  9. Ambisi untuk mewujudkan semboyan 3 G (Gold, Glory, dan Gospel)
  10. Kisah perjalanan Marcopolo ke Cina

Gambar 1.2.

Alfonso Alberqueque

  • Penjelajahan Portugis dan Spanyol

Diawali perjanjian Tordesilas tanggal 4 Juni 1474 yang mengatur arah penjelajahan antara Spanyol dan Portugis

a. Portugis à menjelajah kearah timur

  • Spanyol à menjelajah kearah barat

Tujuan Perjanjian Tordesilas: Untuk menghindari perebutan wilayah pejelajahan dan perdagangan antara spanyol dan portugis

  1. Pelaut Portugis

1) Bartholomeus Diaz, yang berhasil mencapai Tanjung Topan atau Tanjung Harapan di ujung selatan Benua Afrika pada tahun 1486.

2) Vasco da Gama, yang berhasil sampai ke Calcutta, India pada tanggal 22 Mei 1498.

3) Alfonso de Albuquerque, yang merebut Malaka tahun 1511.

4) Franciscus Xaverius, yang menyebarkan agama Kristen ke India, Maluku, Jepang, dan Cina tahun 1550-an.

Gambar

Pelayaran bangsa Spanyol

  • Pelaut Spanyol

1) Christophorus Columbus, yang berhasil sampai ke San Salvador di Kepulauan Bahama di perairan Karibia pada tahun 1492. Ia dianggap sebagai penemu Benua Amerika karena memberi petunjuk jalan bagi bangsa bangsa Eropa ke benua itu.

2) Amerigo Vespucci, merupakan salah seorang pelaut yang ikut dalam perjalanan Marco Polo. Karena jasanya, nama Amerigo diabadikan sebagai nama Benua Amerika

3) Ferdinand Magellan dan Juan Sebastian del Cano, dua orang tokoh yang pertama kali berhasil mengelilingi dunia.

4) Ferdinand Cortez, pelaut yang dapat mencapai daerah Amerika Tengah pada tahun 1519. Ia berhasil menaklukkan orang-orang Indian suku Aztec di Meksiko dan suku Maya di Semenanjung Yucatan.

5) Fransisco Pizaro, yang berhasil menaklukkan suku Inka di pedalaman Peru pada tahun 1532.

Perjanjian Tordesilas gagal karena pertemuan Spanyol dan Portugis di Maluku pada tahun 1523, akhirnya dapat diselesaikan dalam perjanjian Saragosa, yang berisi:

  1. Portugis menguasai daerah perdagangan dari Maluku sampai ke Tanjung Harapan (Selatan)
  2. Spanyol menguasai daerah perdagangan di Filipina (Utara)

Dampak perjanjian Saragosa

  1. Berubahnya dasar pemikiran tentang Bumi yang dulu dianggap berbentuk datar. Namun, sejak pertemuan antara
  2. Maluku sebagai pusat perdagangan, sehingga menjadikannya terkenal dengan julukan “The richest islands of the world.”
  3. Portugis mulai menanamkan kekuasaannya di Maluku dan memonopoli perdagangan di sana.

Definisi kolonialisme dan imperialisme

  1. Kolonialisme yaitu penguasaan oleh suatu negara atau bangsa atas negara atau bangsa lain dengan maksud memperluas negara penguasa. Koloni menurut bahasa tanah pemukiman

Kolonialisme terbagi menjadi beberapa jenis, di antarannya ;

  • Imperialisme adalah Sistem politik yang bertujuan menjajah negara lain untuk mendapatkan kekuasaan dan keuntungan yang lebih besar.

Imperialisme memiliki dua jenis, diantarannya ;

  • Imperialisme kuno ; sistem politik berupa penjajahan yang berfokus pada gold, glory dan gospel. Negara pelaksana imperialism kuno : Portugis dan Spanyol serta Belanda.
  • Imperialism modern : sistem penjajahan yang berutujuan memerintah negara terjajah sekaligus pemanfaatan pada SDM dan SDA sebesar-besarnya. Sistem ini digunakan Inggris sebagai pelopor setelah revolusi Industri.  

LEMBAR KERJA SISWA

  1. Berilah tanda silang (x) pada jawaban yang paling benar!
  2. Kolonialismemerupakan penguasaan oleh suatu negara atau bangsa atas negara atau bangsa lain dengan maksud memperluas negara penguasa. Jenis kolonialisme yang benar adalah ….
  3. koloni penduduk, eksplorasi dan koloni kuno
  4. koloni eksploitasi, penduduk dan deportasi
  5. koloni modern, kuno dan neo-kolim
  6. koloni agitasi, koloni penduduk dan deportasi
  7. semua jawaban benar
  8. Latar belakang bidang sehinga bangsa Eropa berupaya melakukan penjelajahan bangsa Eropa adalah ….
  9. jatuhnya konstatinopel (pintu perdagangan Eropa –Asia) ke tangan Turki Utsmani tahun 1453, menyebabkan larangan bagi pedagang kristen untuk berdagang di Konstatinopel
  10. Semangat Reconquesta, semangat pembalasan dendam terhadap orang-orang Islam diseluruh dunia
  11. Kisah perjalanan Marcopolo ke Cina
  12. Kemajuan teknologi seperti ditemukannya kompas, kapal samudra dan penggunaan bubuk mesiu
  13. Pembuktian Bumi bulat seperti yang dikemukakan Nikolas Copernicus dan Galileo Galilei
  14. Tokoh portugis yang melakukan Kristenisasi di wilayah Maluku dan Indonesia timur adalah ….
  15. Bartolomeus Diaz                                        D. Alfonso alberqueque
  16. Franciscus Xaverius                                     E. Magellhan
  17. Cornelis De Houtman
  18. Sebab terjadinya perjanjian Saragosa adalah ….
  19. perebutan wilayah jajahan antara Portugis dengan Brazil
  20. saling menguasai daerah jajahan rempah-rempah di Filipina
  21. sama-sama ingin menguasai Maluku
  22. kelanjutan dari perjanjian Tordesillas
  23. semua jawaban benar
  24. Rute ekspedisi Alfonso Alberquque yang benar adalah ….
  25. Lisbon → Tanjung Priok → California → Maluku
  26. Madrid → Konstantinopel → Amerika Latin
  27. Lisbon → Tanjung Harapan → Goa → Maluku
  28. Portugal → Goa → Tanjung Harapan → Maluku
  29. Konstantinopel → Tanjung Harapan → Amerika latin → Filipina
  1. Jawablah pertanyaan dengan benar!
  2. Jelaskan apa yang dimaksud dengan imperialisme dan berikan beberapa contoh jenis beserta negara pelaksana!
  3. Deskripsikan latar belakang kedatangan bangsa barat ke Indonesia!
  4. Berikan alasan negeri Indonesia sangat digemari oleh penjajah barat!
  5. Deskripsikan dampak penjajahan bangsa Portugis di Indonesia
  6. Ceritakan menurut pendapatmu, mengenai penjajahan Portugis di Indonesia!
KKM Nilai KET
75   A = 90-100 B = 75-90 C= 70-75 D= 50-70

BAB

PROSES KEDATANGAN BANGSA BELANDA KE INDONESIA

Gambar 2.1

Cornelis De Houtman beserta rute pelayaran

Pelaut Belanda yang berhasil tiba di Banten tahun 1596

  1. Faktor kedatangan :
  2. Adanya perang 80 tahun (Belanda vs Spanyol), karena Belanda tidak mau beragama katolik dan ingin terjadinya reformasi
  3. Ditutupnya pelabuhan Lisbon bagi pedagang Belanda akibat perang 80 tahun
  4. Terbinya buku “Itenerario Neer Oost Ofte Portugaels Indien” karya Jan Huygen van Licshoten yang berisi deskripsi tentang perjalanan ke dunia Timur.

Tahun 1596 à Belanda sampai di pelabuhan Banten, dipimpin oleh Cornelis de Houtman, tapi tidak diterima oleh penduduk setempat karena sikap Cornelis de Houtman yang sombong.

  • VOC (Vereenigde Oost Indische Compagnie)
  • Latar Belakang : Sejak kedatangan Cornelis de Houtman ke Nusantara, berbondong-bondong pedagang Belanda berlomba-lomba berdagang ke Nusantara, namun mereka malah saling bersaing dan mengalami kerugian VOC didirikan pada tahun 1602, melalui 6 kota dagang:
  • Amsterdam
  • Rotterdam
  • Middleburg
  • Hoorn
  • Delft
  • Enkhuizen

VOC dipimpin oleh Heeren Zeventient (Dewan 17) yang dipilih dari 6 kota dagang tersebut dan di setiap koloni, VOC dipimpin oleh Gubernur Jenderal. Gubernur Jenderal VOC di  Nusantara yang pertama adalah Pieter Both

  • Tujuan didirikannya VOC :
  • Bersatu untuk menghadapi persaingan dengan pedagang asing lainnya
  • Untuk menghindari pesaingan antar sesama pedagang Belanda
  • Untuk membiayai Belanda dalam perang 80 tahun
  • Untuk memonopoli perdagangan rempah-rempah
  • Perkembangan VOC

Sebagai perwakilan kerajaan Belanda di daerah Koloni, VOC dianugrahi Hak Octroi (Hak Istimewa), yaitu :

  • Memonopoli perdagangan
  • Memiliki angkatan perang, memutuskan untuk berperang, membangun benteng, dan mendirikan koloni.
  • Mengangkat pegawai-pegawai, baik dari kalangan Belanda maupun pribumi.
  • Mencetak dan mengedarkan mata uang sendiri.
  • Membuat peradilan sendiri.

Kebijakan perdagangan rempah-rempah VOC di Nusantara :

  • Pelayaran Hongi (Hongi Tochten) : Pelayaran yang bertujuan untuk mengawasi petani rempah-rempah berhubungan dengan pembeli lain
  • Hak Ekstirpasi : penebangan pohon rempah-rempah yang dianggap berlebihan, agar harganya tetap tinggi
  • Verplichte Leverantie : penyerahan wajib hasil bumi dengan harga yang ditentukan VOC
  • Contingenten : kewajiban untuk membayar pajak berupa hasil bumi
  •  

Pada tahun 1605 armada Belanda berhasil menghancurkan Portugis dan menguasai Ambon. Kemudian  pada tahun 1619, dibawah pemerintahan J.P Coen markas VOC dipindahkan ke Jayakarta dengan alasan :

  • Jayakarta lebih strategis di banding Ambon
  • Dari Jayakarta, VOC lebih mudah menghancurkan Portugis di Malaka

Nama Jayakarta diganti menjadi Batavia dan Jan Pieterzon Coen dikenal sebagai peletak dasar imperialisme modern Belanda di Indonesia.

  • Pembubaran VOC

VOC dibubarkan tanggal 31 Desember 1799 dengan saldo kerugian sebesar 134,7 juta gulden yang diambil alih oleh pemerintah kerajaan Belanda

Faktor-faktor  pembubaran VOC :

  • Gencarnya persaingan dari bangsa Perancis dan Inggris.
  • Maraknya perdagangan gelap di jalur monopoli VOC.
  • Korupsi yang dilakukan para pegawai VOC
  • Besarnya anggaran belanja VOC tidak sebanding dengan pemasukkannya

Gubernur Jenderal terakhir VOC adalah Pieter Gerardus van Overstraten

LEMBAR KERJA SISWA

  1. Berilah tanda silang (x) pada jawaban yang paling benar!
  2. Latar belakang kedatang Belanda ke Indonesia bidang politik adalah ….
  3. adanya perang 80 tahun (Belanda vs Spanyol), karena Belanda tidak mau beragama katolik dan ingin terjadinya reformasi
  4. ditutupnya pelabuhan Lisbon bagi pedagang Belanda akibat perang 80 tahun
  5. terbinya buku “Itenerario Neer Oost Ofte Portugaels Indien” karya Jan Huygen van Licshoten yang berisi deskripsi tentang perjalanan ke dunia Timur
  6. ingin mengetahui wilayah Indonesia
  7. bertujuan mengembangkan agama protestan
  8. Rute pelayaran bangsa Belanda yang benar adalah ….
  9. Amsterdam-Afrika selatan-Banten
  10. Feyenoord-Tanjung Harapan-Maluku
  11. Uthrect-Goa-Banten
  12. Postdam-Tanjung Harapan-Sunda Kelapa
  13. Amsterdam-Macau-Banten
  14. Tujuan pelayaran Hongi adalah  ….
  15. penebangan pohon rempah-rempah yang dianggap berlebihan
  16. membayar pajak berupa hasil bumi
  17. mengawasi petani rempah-rempah berhubungan dengan pembeli lain
  18. penyerahan wajib hasil bumi dengan harga yang ditentukan VOC
  19. semua jawaban salah
  20. Perhatikan keterangan di bawah ini!
  21. Gencarnya persaingan dari bangsa Perancis dan Inggris.
  22. Maraknya perdagangan gelap di jalur monopoli.
  23. Korupsi yang dilakukan para pegawai
  24. Besarnya anggaran belanja VOC tidak sebanding dengan pemasukkannya

dari keterangan di atas merupakan faktor ….

  1. berdirinya VOC
  2. berkembangnya VOC
  3. runtuhnya VOC
  4.  majunya jajahan Belanda
  5. Berkembangnya dari VOC menjadi EIC
  6. Kongsi dagang Inggris yang merupakan competitor Belanda di wilayah Asia adalah ….
  7. VOC                                 D. IGGI
  8. EIC                                   E. CGI
  9. AFTA
  1. Jawablah pertanyaan di bawah ini dengan benar!
  2. Jelaskan secara detail kedatangan Belanda ke Indonesia !
  3. Gambarkan rute pelayaran bangsa Belanda!
  4. Jelaskan kebijakan perdagangan rempah-rempah VOC di Nusantara!
  5. Uraikan proses runtuhnya VOC !
  6. Jelaskan factor berdirinya VOC!
  7. Bagaimana tujuan VOC didirikan!
  8. Apa yang dimaksud dengan hak octroii dan jelaskan !
  9. Sebutkan kota-kota perwakilan VOC
  10. Mengapa Belanda dapat mengetahui dan sampai ke Indonesia!
  11. Bagaimana dampak penjajahan Belanda selama kurang lebih dari 350 tahun yang masih membekas di bumi Indonesia dalam  segala aspek!
KKM Nilai KET
75   A = 90-100 B = 75-90 C= 70-75 D= 50-70


BAB

Pemerintahan Kolonial Prancis Di Indonesia

Perhatikan gambar di atas!

Gambar 1

Jalur-Anyer Panaurkan

Republik Bataaf

Situasi politik Eropa sangat berpengaruh terhadap situasi penjajahan di Indonesia. Pada tahun 1792-1802, di Eropa terjadi perang revolusioner Perancis yang melibatkan Austria, Rusia, Inggris, Belanda, dan Spanyol. Pada tahun 1795, Belanda dapat dikalahkan oleh Perancis di bawah pimpinan Napoleon Bonaparte. Pada saat itu, Indonesia masih berada di bawah kekuasaan Belanda. Dengan demikian, secara tidak langsung Indonesia berada di bawah pimpinan Perancis. Pada waktu itu, Perancis sedang bersaing dengan Inggris. Persaingan tersebut bukan saja terjadi di daratan Eropa, melainkan juga di daerah koloni, seperti Afrika, Amerika, dan Asia, termasuk Indonesia. Perancis mulai masuk ke Indonesia ketika Belanda masih menjajah Indonesiadan VOC yang saat itu didirikan dan kemudian di bubarkan secara resmi pada tanggal 1 januari. Belanda yang pada saat itu wilayah jajahan Perancis, sehingga segala bentuk kekuasaan pemerintahan dan kebijakan-kebijakan diatur dan ditinjau langsung oleh Prancis. (wartasejarah.blogspot.co.id)

Tahun 1795 terjadi perubahan di Belanda. Muncul kelompok yang menamakan dirinya kaum patriot. Kaum ini terpengaruh oleh semboyan Revolusi Prancis; liberte (kemerdekaan), egalite (persamaan), fraternite (persaudaraan). Berdasarkan ide dan paham yang digelorakan dalam Revolusi Prancis, maka kaum patriot menghendaki adanya negara kesatuan. Bertepatan dengan tahun 1795 Prancis menyerang Belanda sehinga Raja Willem V melarikan diri ke Inggris. Alhasil Belanda dikuasai oleh Prancis termasuk wilayah jajahannya di Indonesia. di utuslah Herman William Daendels selaku tokoh muda revolusioner yang memimpin wilayah Jawa dari serangan Inggris. (gurusejarah.com).

  1. Masa Pemerintahan Herman W. Daendles (1808-1811)

Pada akhir abad ke 18 perubahan terjadi di Eropa dimana Perancis dipimpin Napoleon Bonaparte menguasai hampir seluruh Eropa, kecuali Inggris, Di Belanda, Napoleon Bonaparte, mengangkat adinya, Louis Bonaparte menjadi Raja Belanda. Bersamaan dengan ini secara tidak langsung Nusantara menjadi jajahan Prancis.

Pada saat yang bersamaan Inggris meluaskan kekuasaan sampai ke sebagian Sumatra dan Ternate. Oleh sebab itu Louis Napoleon mengirimkan Herman Willem Daendles ke Pulau Jawa sebagai Gubernur Jenderal.Tugas utama Daendles adalah mempertahankan pulau Jawa dari serangan Inggris.

Untuk menjalankan tugas utamanya untuk menjaga pertahanan di pulau Jawa,dia membangun jalan di sepanjang pantai Utara Jawa yang dimulai dari Anyer sampai Panarukan, yang dikenal sebagai jalan pos besar. Pembangunan jalan ini adalah proyek monumental Daendels, namun harus dibayar mahal dengan banyak pelanggaran hak-hak asasi manusia karena dikerjakan secara paksa tanpa imbalan atau kerja rodi. Ribuan penduduk Indonesia meninggal dalam kerja paksa ini.

Pembangunan jalan Daendels dari Anyer (Banten) sampai Panarukan (Jawa Timur) sejauh 1000 km pada tahun 1809 – 1810 yang pada awalnya  bertujuan untuk mempercepat tibanya surat-surat yang dikirim antar Anyer hingga Panarukan atau sebagai jalan pos, akan tetapi dalam perkembangan selanjutnya dibangunnya juga karena manfaat militernya, yaitu untuk mengusahakan tentara-tentaranya bergerak dengan cepat dan semenjak saat itu, jaringan transportasi darat dipulau Jawa mengalami perkembangan yang sangat pesat.

Karena tindakan otoriter yang di lakukan oleh Deandels sebelum terjadi serangan Inggris, Daendels ditarik kembali ke Eropa. Pemanggilan pulang ini dipertimbangkan oleh Napoleon sendiri, dalam rangka penyerbuan ke Rusia, Napoleon memerlukan seorang jenderal yang handal dan pilihannya jatuh kepada Daendels. Dalam korps tentara kebanggaan Perancis (Grande Armee), ada kesatuan Legiun Asing (Legion Estranger) yang terdiri atas kesatuan bantuan dari raja-raja sekutu Perancis. Di antaranya adalah pasukan dari Duke of Wurtemberg yang terdiri atas tiga divisi (kira-kira 30 ribu tentara). Tentara Wurtemberg ini sangat terkenal sebagai pasukan yang berani, pandai bertempur tetapi sulit dikontrol karena latar belakang mereka sebagai tentara bayaran pada masa sebelum penaklukan oleh Perancis. Napoleon mempercayakan kesatuan ini kepada Daendels dan dianugerahi pangkat Kolonel Jenderal.

Berakhir pemerintahan Jendral liberal Daendels setelah tiba di Indonesia berubah menjadi seorang diktator yang bertindak kejam dan sewenang-wenang. Akibatnya, pemerintahannya banyak menimbulkan kritik, baik dari dalam maupun dari luar negeri, akhirnya Daendels dipanggil pulang ke Negeri Belanda. Kemudian Louis Napoleon kemudian mengangkat Jan Willem Janssens, yang sebenar nya Janssens ternyata tidak mampu menahan serangan Inggris dan ia sebenarnya memiliki reputasi yang payah dalam peperangan, dan pernah di kalahkan inggris di tanjung harapan pada 1806. Yang ketika itu, ia hanya dapat bertahan selama satu bulan.

Pada bulan agustus 1811, sebuah armada inggris mendaratkan pasukan di Batavia. Janssens mundur ke semarang untuk bergabung dengan Legiun Mangkunegara dan prajurit Surakarta serta Yogyakarta. Namun akibat pembangkangan yang dilakukan oleh anak buah nya, akhirnya pada tanggal 18 september. Janssens menyerah kepada pihak inggris di Kalituntang Salatiga. Ia pun menandatangani penyerahan kekuasaan itu di daerah Tuntang Salatiga. Oleh karena itu, perjanjian itu dikenal dengan nama Kapitulasi Tuntang (18 September 1811). Isi pokoknya ialah seluruh Pulau Jawa menjadi milik Inggris. Sejak saat itu, Indonesia menjadi jajahan Inggris. Dan pemerintahan Prancis di Indonesia pun berakhir yang kemudian di lanjutkan oleh Inggris.

  1. Langkah-langkah pembaharuan yang harus dilakukan Daendles :

bidang pemerintahan:

  1. Pusat pemerintahan dipindahkan agak masuk kedaerah pedalaman.
  2. Membentuk secretariat Negara.
  3. Membagi pulau jawa menjadi 9 prefektur dan 31 Kabupaten. Setiap prefektur dikepalai oleh seorang residen yang langsung dibawah pemerintahan Gubernur Jenderal. Setiap residen membawahi beberapa bupati.

bidang hukum dan peradilan:
membentuk 3 jenis peradilan berdasarkan ras, yaitu peradilan orang Eropa, Orang Pribumi dan pengadilan untuk orang timur asing.

bidang militer dan pertahanan :

  1. Membangun jalan Anyer-Panarukan, yang disebut jalan pos besar
  2. Menambah jumlah angkatan perang dari 3000 menjadi 20000
  3. Membangun pabrik senjata di Gresik dan Semarang
  4. Membangun pangkalan angkatan laut di Ujung Kulon dan Surabaya.
  5. Membangun benteng-benteng pertahanan

bidang ekonomi dan keuangan :

  1. Membentuk dewan pengawas keuangan Negara.
  2. Mengeluarkan uang kertas.
  3. Memperbaiki gaji pegawai
  4. Memberlakukan contingenten  dan Verplichte Leverantie.
  5. Mengadakan monopoli perdagangan bebas

bidang sosial :

  1. Pemberlakuan kerja rodi
  2. Mengembangkan perbudakan
  3. Menghapuskan upacara penghormatan kepada residen, sunan / sultan
  4. Membuat jaringan pos distrik dengan menggunakan kuda pos.

Sikap Daendles yang sewenang-wenang dan semakin menambah penderitaan rakyat membuat dia tidak disukai oleh penguasa-penguasa Jawa terlebih lagi Daendles mencoba untuk menghilakan pengaruh penguasa Jawa dengan cara Menghapuskan upacara penghormatan kepada sultan. Akhirnya pada tahun 1811, Daendles dipanggil pulang ke Belanda dan digantikan  Jan Willem Jansens.

LEMBAR KERJA SISWA

  1. Jawablah pertanyaan di bawah ini dengan jawaban yang paling tepat!
  2. Jelaskan apa yang dimaksud dengan Republik Bataaf!
  3. Sebutkan kebijakan H. W. Daendels dalam bidang sosial dan hukum peradilan!
  4. Jelaskan secara detil dampak kebijakan H.W Daendels di Nusantara dalam bidang militer dan pertahanan!
  5. Jelaskan tujuan Daendels membangun pos jalur Anyer- panarukan!
  6. Berikan alasan mengapa Daendels digantikan oleh gubernur Jansens!
  7. Berikan dampak contingenten  dan Verplichte Leverantie bagi masyarakat Indonesia!
  8. Ceritakan bagaimana Belanda dapat dikuasai oleh Prancis!
  9. Jelaskan latar belakang diadakannya perjanjian Tuntang!
  10. Uraikan secara detil Indonesia dapat diambil alih oleh Prancis!
  11. Bagaimana pendapatmu, Indonesia di bawah kekuasaan Prancis. Jelaskan dampak yang ditimbulkan hingga sekarang!
KKM Nilai KET
75   A = 90-100 B = 75-90 C= 70-75 D= 50-70

DAFTAR PUSTAKA

Hapsari, Ratna. Sejarah Indonesia, Jakarta: Erlangga, 2014.

Suryanegara, Mansyur. Api Sejarah 1. Bandung : Salamadani, 2014.

arnipurnamawati.wordpress.com/2011/12/29/Indonesia-pernah-dijajah-prancis

www.cour sehero.com/file/8360063/penjajahan-Prancis-di-indonesia