Beranda SEJARAH BIOGRAFI Kolaborasi KorpsMa GPII Depok & Karang Taruna Sukmajaya : Bedah Novel SuperNgadi

Kolaborasi KorpsMa GPII Depok & Karang Taruna Sukmajaya : Bedah Novel SuperNgadi

Depok, – Korps Mahasiswa Gerakan Pemuda Islam Indonesia kota depok berkolaborasi dengan Karang Taruna Kecamatan Sukmajaya menyelenggarakan bedah novel Super Ngadi dan diskusi menyambut HUT RI ke 75, saat panitia memberikan keterangan tertulis kepada per-warta, sabtu 8 agustus 2020.

Pada pembukaan kegiatan ini Deni wahyudi selaku ketua GPII Depok menyampaikan” Apresiasi kepada semua pihak dari stakeholder kecamatan yang diwakilkan pak sekcam yang telah mengizinkan aula kecamatan, karangtaruna sukmajaya, dinas poryata kota depok dan beberapa donatur dari management margocity dan polresta depok, terima kasih banyak”.

“Novel bertema kemanusiaan karya Muhammad Putra Fajar yang juga ketua GPII Jakarta Timur, ini sangat menarik untuk dijadikan role model kepemimpinan dalam tingkat desa bahkan nasional, dimana Pak Ngadi dalam Tokoh Novel tersebut merubah desa Jipang dari yang awalnya tadus menjadi desa LTM (lumbuk ternak mandiri) berhasil menjadikan desa Jipang mandiri dan menyembelih hewan kurban”, Ungkap Denni.

Saat sesi foto bersama GPII Depok, Narasumber dan Peserta

Sekcam Sukmajaya juga “mengapresiasi dilaksanakannya bedah novel kemanusiaan sesuai dengan bulan kemerdekaan dan kepahlawanan guna menumbuhkembangkan semangat patriotisme dikalangan millenials, karena baru kali perdana wilayah kami diadakan kegiatan bedah Novel tema kepemimpinan seperti ini”.

BACA:  Gatot Subroto, Sersan "Gila" yang Cinta Damai
Saat di wawancara penulis dan team proklamasi.id

Acara bedah novel tersebut dipandu oleh Miftahudin owner Kedai Kopi Fam, ketua umum PW GPII Jakarta Raya 2013-2017. Bertindak sebagai penanggap Kang Irvan selaku akademisi serta bapak Dody Rustyadi Kabid DISPORYATA Depok.

Pada bedah novel ini penulis menyampaikan latar belakang lahirnya karya ini hingga pemaparan Ngadi sebagai tokoh utama akan cita-cita, perjuangan, serta kesabarannya dalam mengabdi dan membangun desa Jipang, Blora yang mampu menggugah pendengarnya.

Bang Dody, Kapolsek hingga sekcam mengapresiasi setingginya karya dan kegiatan tersebut.

Mereka berharap akan adanya Ngadi-ngadi lain disemua wilayah Indonesia sesuai dengan kearifan lokalnya.

Kegiatan dihadiri oleh berbagai undangan dan unsur-unsur masyarakat dikemas dalam dua penyampaian baik dengan tatapmuka hingga live via Instagram @gpiidepok dengan tetap menjalankan protokol kesehatan yang berlaku. (Red/Ar)

BACA:  Gatot Subroto, Sersan "Gila" yang Cinta Damai

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Must Read

Sejarah Lahirnya Partai Nazi Jerman

Oleh : Daffa Nugroho Ananda NSDAP atau (Nationale Deutche Arbeiter Partei)  dikenal sebuah partai buruh dari Jerman yang pertama...

PERTEMPURAN STALINGRAD

OLEH : Daffa Nugroho Ananda Pertempuran Stalingrad merupakan pertempuran paling terbesar selama Perang Dunia II. Pertempuran ini menggambarkan dimana...

Keterkaitan Antara Soekarno Dengan DN.Aidit dan Partai Komunis Indonesia

Oleh : Daffa Nugroho Ananda Partai Komunis Indonesia merupakan salah satu partai politik  terlarang di Indonesia sejak tahun 1965...

JANGAN JADIKAN KEMITRAAN OJEK ONLINE SEBAGAI PENINDASAN GAYA BARU

Refleksi kondisi mitra ojek online di era pandemi virus Sars-CoV-2 atau virus corona Oleh :Tian Hermawan(Aspal Merah Perjuangan)

Peristiwa PDRI & lahirnya Polwan di Indonesia

kelahiran Polisi Wanita (Polwan) di Indonesia tak jauh berbeda dengan proses kelahiran Polisi Wanita di negara lain, yang bertugas dalam penanganan dan...