Beranda Lain-lain Uigurs : Jalur sutra yang menawan

Uigurs : Jalur sutra yang menawan

Kalau anda lihat bendera China, ada lima bintang yang melambangkan suku yang ada di China, yaitu Han, Man (Manchu), Meng (Mongol), Hui (Muslim), Tsang (Tibet). Kelima suku di China itu yang pernah berkuasa adalah Han, Manchu, Mongol. Jadi berdirinya China itu sama seperti Indonesia yang terdiri dari beberapa suku besar.

Sebagaimana Indonesia, suku suku yang kini ada di China itu   bukan datang karena aneksasi. Tetapi memang karena faktor sejarah yang panjang diantara mereka, yang sehingga ketika ada pilihan mendirikan negara dalam politik kebangsaan, kelima suku itu bersatu di bawah bendera China. Hanya saja diluar dari  lima suku itu yang tidak seratus persen berbulat hati bergabung ke China adalah suku Uighur. 

Padahal ketika Xinjiang bergabung di bawah Partai Komunis China, Mao berkata “ “Kami mengakui kaum Muslim, sebagai sebuah bangsa.  Kami tidak pernah menyetujui kebijakan Guomindang untuk menindas Muslim Cina dan karena itu kami percaya bahwa kami harus memberi mereka otonomi di bawah UU nasional Tiongkok. “ Itu sebabnya Xinjiang sebagai tempat tinggal suku Uighur ditetapkan sebagai daerah otonom. Dengan demikian maka masalah agama dan budaya, pemerintah komunis China tidak ikut campur. Lantas mengapa selalu ada masalah antara suku Uighur dengan Pemerintah Pusat China? 

Pertama, ditilik dari sejarahnya bukanlah hal baru di Xinjiang. Xinjiang sudah menjadi wilayah China sejak  Dinasti Han (206 SM – 220 M) hingga Dinasti Qing (1644-1911). Sejak Dinasti Han, Qing, etnik Uyghur di Xinjiang berulangkali memberontak pada penguasa, berdamai, dan kemudian memberontak lagi setiap kali ada kesempatan. Kedua, Di Xinjiang ada  13 suku asli, yakni: Uighur, Han, Kazakh, Hui, Uzbek, Kirgiz, Mongol, Tajik, Xibe, Manchu, Rusia, Daur, dan Tartar. Jadi bukan hanya Uighur. Di kawasan ini pun hidup agama-agama lainnya, seperti Kristen, Buddha, dan Kong Hu Chu. Yang paling awal adalah Buddha, baru kemudian agama lain, termasuk islam. Suku Uighur tidak bisa menerima keberagaman itu. Sementara suku lain bisa menerima perbedaan itu.

Ketiga, Adanya ide Pan-Turkisme, dan Nasionalisme Uighur sendiri. Bagi Turki, seperti dikatakan Erdogan, Xinjiang dan Uighur adalah bagian penting dari impian untuk membangkitkan khilafah Ottoman. Jauh saat pidatonya pada 1995, Erdogan menyatakan Turkistan Timur bukan hanya merupakan rumah bagi etnis Turkic, melainkan juga tempat kelahiran sejarah, peradaban dan budaya Turki. Ia juga menandaskan, “Para martir Turkistan Timur adalah martir kita juga.”. 
Sejak tahun 1998 sampai tahun 2013,  terjadi ratusan kali serangan teror di China yang mengatasnamakan Turkistan Islamic Party (TIP). Turkistan Islamic Party (TIP) merupakan salah satu organisasi teror yang tumbuh subur di kalangan Uyghur Xinjiang. TIP memiliki hubungan erat dengan Islamic Movement of Uzbekistan (IMU) dan Talibani Pakistan, dengan ideologi yang sama persis dengan al-Qaeda. Bahkan, salah satu pimpinan TIP, ditahbiskan menjadi anggota dewan syura al-Qaeda. Semua tahu bahwa Al Qaeda diciptakan oleh AS. Di Perang Syria, TIP juga menjadi penyedia utama petempur Uighur, dengan mengirimkan Brigade Turkistan, yang sempat masyhur dalam operasi Jisr al-Shughur, ibukota Idlib – dimana mereka mengepung rumah-sakit yang dijaga oleh tentara Syria selama 27 hari, lalu mengeksekusi mereka yang menyerah karena kehabisan logistik. Di Indonesia, di Poso juga TIP mengirim petempurnya

BACA:  SEJARAH BELA NEGARA LATAR BELAKANG

Keempat, sumber daya alam Xinjiang itu sangat besar sekali. Sejak tahun 1980, China melakukan pembangunan infrastruktur transportasi dan pipa gas barat – Timur sejak ditemukan minyak di Cekungan Tarim atau Gurun Taklamakan. Merupakan ladang minyak terbesar keenam di dunia. Baru baru ini, PetroChina, produsen minyak dan gas terbesar di Cina, mengumumkan bahwa mereka menemukan ladang gas besar dengan perkiraan cadangan 115,3 miliar meter kubik gas Alam dan 21,66 juta ton kondensat gas di Cekungan Tarim. Sejak tahun 1987  CIA dalam laporannya menyebutkan bahwa ada 54 mineral langka di wilayah Xinjiang, termasuk tanah jarang yang sanga dibutuhkan untuk industri microchip.

BACA:  SEJARAH BELA NEGARA LATAR BELAKANG

Kelima. Xinjiang berbatasan dengan negara-negara di titik utama Eurasia, Xinjiang menjadi jalur penghubung utama komoditi China ke Asia Selatan. Jalur minyak dan gas yang berasal dari Laut Kaspia juga melewatinya sebelum lepas di Asia-Pasifik. Xinjiang juga menjadi titik seberang proyek fiber optik ambisius yang membentang dari Shanghai, hingga Frankfurt. Dan tentu saja, Xinjiang, merupakan titik vital One Belt One Road (OBOR). Jalur ekonomi baru yang diprediksi akan mempercepat keruntuhan hegemoni Amerika Serikat. 

Nah dengan alasan kelima hal tersebut diatas, bagi China keberadaan  Xinjiang menanggung beban berat geopolitik dan geostrategis dalam berhadapan dengan negara pesaingnya, apalagi sikap kemaruk AS bersama sekutu nya. Dan issue soal Uighur yang muslim jadi senjata untuk mendapatkan dukungan international merusak reputasi China agar masalah suku Uighur bisa dibawa ke PBB dan akhirnya punya hak menentukan nasipnya sendiri sebagai bangsa merdeka. Padahal itu hanya menyangkut minoritas yang selalu baper. Namun AS memang doyan menebar rasa takut dan kawatir kepada kelompok baper. Xinjiang bagian dari China dan tidak pernah akan berubah. Sama halnya dengan Papua, akan selalu bagian dari Indonesia. 

Jadi ini sebetulnya sama dengan Suriah, Yaman, Libia. Emosi Agama hanya jadi tunggangan politik. Tujuannya adalah Minyak dan Gas, termasuk sumber daya mineral langka. Tapi China terlalu besar dan kuat untuk di hadapi AS berserta sekutunya. Apalagi Turki dan Arab sudah menyatakan berada di belakang China. (Editor Fajar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Must Read

Sejarah Lahirnya Partai Nazi Jerman

Oleh : Daffa Nugroho Ananda NSDAP atau (Nationale Deutche Arbeiter Partei)  dikenal sebuah partai buruh dari Jerman yang pertama...

PERTEMPURAN STALINGRAD

OLEH : Daffa Nugroho Ananda Pertempuran Stalingrad merupakan pertempuran paling terbesar selama Perang Dunia II. Pertempuran ini menggambarkan dimana...

Keterkaitan Antara Soekarno Dengan DN.Aidit dan Partai Komunis Indonesia

Oleh : Daffa Nugroho Ananda Partai Komunis Indonesia merupakan salah satu partai politik  terlarang di Indonesia sejak tahun 1965...

JANGAN JADIKAN KEMITRAAN OJEK ONLINE SEBAGAI PENINDASAN GAYA BARU

Refleksi kondisi mitra ojek online di era pandemi virus Sars-CoV-2 atau virus corona Oleh :Tian Hermawan(Aspal Merah Perjuangan)

Peristiwa PDRI & lahirnya Polwan di Indonesia

kelahiran Polisi Wanita (Polwan) di Indonesia tak jauh berbeda dengan proses kelahiran Polisi Wanita di negara lain, yang bertugas dalam penanganan dan...